Selasa, 05 Februari 2013

Jinten Hitam Bisa Jadi Obat HIV

Biji tanaman jinten hitam (nigella sativa lor) banyak dimanfaatkan untuk bahan jamu serta pengobatan herbal. Khasiatnya cukup banyak, seperti antivirus dan mencegah penyakit diabetes mellitus, asma hingga kanker.

Kandungan zat yang terdapat pada jinten hitam antara lain timokuinon, nigelon dan asam lemak tak jenuh. Kandungan ini diduga diduga bersifat antioksidatif, kemopreventif dan imunomodulator.

Biji buah jinten hitam yang sebelumnya hanya digunakan untuk pengobatan penyakit ringan kini dikembangkan menjadi obat antiretroviral HIV/AIDS. Ekstraknya dikembangkan sebagai agen kemopreventif antikarsinogenesis melalui mekanisme antioksidan sitoprotektif dan imunomodulator.

Ekstrak heksan biji jinten hitam dapat meningkatkan limfosit CD4, CD8, kadar IFNgamma dan hematoprotektor. Ini sangat potensial dikembangkan sebagai imunomodulator pada penderita imunodefisiensi pada pasien HIV-AIDS yang mengalami penurunan jumlah sel CD4

“Keberhasilan biji jinten meningkatkan jumlah sel CD4 dan CD8 serta berdampak pada populasi sel CD4CD25Treg memberikan harapan pada pasien-pasien HIV-AIDS yang menjalani terapi antiretroviral sebagai terapi ajuvan,” ujar dr. Akrom, M.Kes, dosen farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, dalam ujian terbuka promosi doktor di Fakultas Kedokteran UGM, Senin 4 Februari 2013.

Meski baru skala penelitian laboratorium, namun diketahui timokuinon memiliki efek kemopreventif antikarsinogenesis pada tikus. Bahkan mampu menurunkan 81 persen hingga 97 persen tingkat kematian, termasuk menghambat kerusakan hepar dan ginjal serta meningkatkan jumlah lekosit dan hemoglobin.

“Ekstrak heksan biji jinten juga mampu menurunkan 45 hingga 50 persen insidensi pembentukan nodul dan menurunkan 70 hingga 90 persen pembentukan adenokarsinoma mamae tikus yang diinduksi dimetilbenz(a)antracene,” ujar dr. Akrom. by, vivanews

Senin, 13 Agustus 2012

Saat Penjaga Arasy Lupa Dengan Bacaan Tasbih dan Tahmidnya

Suatu hari Rasulullah Muhammad SAW sedang tawaf di Kakbah, baginda mendengar seseorang di hadapannya bertawaf sambil berzikir: “Ya Karim! Ya Karim!”
Rasulullah SAW meniru zikirnya “Ya Karim! Ya Karim!”
Orang itu berhenti di satu sudut Kakbah dan menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!” Rasulullah yang berada di belakangnya menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!”
Orang itu berasa dirinya di perolok-olokkan, lalu menoleh ke belakang dan dilihatnya seorang lelaki yang sangat tampan dan gagah yang belum pernah di lihatnya.
Orang itu berkata, “Wahai orang tampan, apakah engkau sengaja mengejek-ngejekku, karena aku ini orang badui? Kalaulah bukan karena ketampanan dan kegagahanmu akan kulaporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.”
Mendengar kata-kata orang badwi itu, Rasulullah SAW tersenyum lalu berkata: “Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?”
“Belum,” jawab orang itu.
“Jadi bagaimana kamu beriman kepadanya?” tanya Rasulullah SAW.
“Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum pernah melihatnya, dan membenarkan perutusannya walaupun saya belum pernah bertemu dengannya,” jawab orang Arab badui itu.
Rasulullah SAW pun berkata kepadanya: “Wahai orang Arab, ketahuilah aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti di akhirat.”
Melihat Nabi di hadapannya, dia tercengang, seperti tidak percaya kepada dirinya lalu berkata, “Tuan ini Nabi Muhammad?” “Ya,” jawab Nabi SAW.
Dengan segera orang itu tunduk dan mencium kedua kaki Rasulullah SAW.
Melihat hal itu Rasulullah SAW menarik tubuh orang Arab badui itu seraya berkata, “Wahai orang Arab, janganlah berbuat seperti itu. Perbuatan seperti itu biasanya dilakukan oleh seorang hamba sahaya kepada tuannya. Ketahuilah, Allah mengutus aku bukan untuk menjadi seorang yang takabur, yang minta dihormati atau diagungkan, tetapi demi membawa berita gembira bagi orang yang beriman dan membawa berita menakutkan bagi yang mengingkarinya.”
Ketika itulah turun Malaikat Jibril untuk membawa berita dari langit, lalu berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Katakan kepada orang Arab itu, agar tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahwa Allah akan menghisabnya di Hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya, baik yang kecil maupun yang besar.”
Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi. Orang Arab itu pula berkata, “Demi keagungan serta kemuliaan Allah, jika Allah akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan denganNya.”
Orang Arab badui berkata lagi, “Jika Allah akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran magfirahNya. Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa luasnya pengampunanNya. Jika Dia memperhitungkan kebakhilan hamba, maka hamba akan memperhitungkan pula betapa dermawanNya.”
Mendengar ucapan orang Arab badui itu, maka Rasulullah SAW pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badui itu sehingga air mata meleleh membasahi janggutnya.
Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Berhentilah engkau daripada menangis, sesungguhnya karena tangisanmu, penjaga Arasy lupa bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga ia bergoncang. Sekarang katakan kepada temanmu itu, bahwa Allah tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan menghitung kemaksiatannya. Allah sudah mengampunkan semua kesalahannya dan akan menjadi temanmu di syurga nanti.”
Betapa sukanya orang Arab badui itu, apabila mendengar berita itu dan menangis karena tidak berdaya menahan rasa terharu.

Posted by : kmsblogger

Sabtu, 13 Maret 2010

Tips Mengatasi Ketiak Hitam pada Wanita


Mode dan fashion tidak bisa terpisah dari wanita. Namun apa jadinya apabila Anda tidak dapat mengekspresikan penampilan hanya karena salah satu bagian tubuh Anda tidak mendukung. Pakaian jenis tank top memang baru tren saat ini, dan untuk lebih memaksimalkan penampilan Anda tentunya bagian-bagian tubuh yang terekspos harus pula Anda perhatikan.

Bagian ketiak misalnya. Akan sangat aneh jika citra fashionable Anda `dinodai' ketiak Anda yang hitam saat menggunakan tank top bukan? Berikut ini tips praktis mengatasi ketiak hitam:

1. Cobalah memperhatikan deodoran yang Anda pergunakan. Pilihlah deodoran yang sesuai dengan kulit Anda. Karena deodoran yang tidak cocok akan menimbulkan alergi dan cenderung mengakibatkan ketiak menjadi hitam.

2. Seminggu sekali bersihkan area ketiak dengan peeling gel, untuk membersihkan daki yang tersisa pada bagian lipatan kulit tersebut.

3. Ada baiknya untuk mencukur bulu ketiak secara rutin agar ketiak dapat dibersihkan secara maksimal (tipsanda.com)/tribunpekanbaru.com